Atheist Alliance International on FaceBook Atheist Alliance International on Twitter Atheist Alliance International on MySpace Atheist Alliance International on YouTube Atheist Alliance International on Google+ Atheist Alliance International on AtheistNexus

Mengenai AAI

Atheist Alliance International (Aliansi Ateis Internasional) adalah sebuah federasi global yang merangkul baik grup-grup maupun individu ateis and pemikir bebas, yang berkomitmen untuk mengedukasi anggota-anggotanya dan juga masyarakat pada umumnya mengenai hal-hal seputar ateisme dan sekularisme.

Sebagai penyuara global yang positif bagi ateisme dan sekularisme, Aliansi Ateis Internasional (AAI):

  • Memperkuat kerjasama antara organisasi-organisasi ateis dan pemikir bebas di seluruh dunia;

  • Menunjang pendirian organisasi-organisasi ateis/pemikirbebas baru, terutama di negara-negara berkembang; dan

  • Memfasilitasi dan mendukung acara-acara/proyek-proyek yang mempromosikan ateism, pemikiran kritis dan empirisme, seraya memerangi diskriminasi atas para ateis dan para pemikir bebas di seluruh dunia.

Visi dan Misi

Visi dari Aliansi Ateis Internasional adalah dunia sekular dimana peraturan publik, penyelidikan ilmiah dan pendidikan tidak dipengaruhi oleh kepercayaan religius, melainkan didasarkan atas penalaran, rasionalisme dan bukti.

Misi dari Aliansi Ateis Internasional adalah untuk mempertanyakan dan menghadapi kepercayaan religius, untuk memperkuat ateisme global dengan mempromosikan perkembangan dan interaksi dari organisasi-organisasi ateis/pemikir bebas di seluruh dunia dan untuk mengadakan proyek-proyek edukasi internasional dan proyek-proyek advokasi.

Edukasi

Edukasi adalah metode pendekatan utama Aliansi Ateis Internasional. AAI mendukung anggota-anggotanya dan publik dalam pencarian ilmu pengetahuan dengan cara:

  • Menyediakan berita seputar isu ateis/sekular dan melakukan kampanye-kampanye melalui situs AAI dan saluran media sosial lainnya

  • Menerbitkan majalah “Secular World” (Dunia Sekular) dan buletin “Imagine” (Bayangkan!)

  • Menyelenggarakan konvensi-konvensi ateis dengan grup-grup lokal di seluruh dunia, dalam rangka menyediakan kesempatan bagi komunitas-komunitas tersebut untuk bertatap muka dengan pembicara-pembicara ateis terkemuka

  • Mendukung pendirian grup-grup ateis/pemikir bebas, terutama di negara-negara berkembang

  • Mendukung proyek-proyek edukasional, seperti proyek “the Kasese Humanist Primary School” (Sekolah Dasar Humanis Kasese) di Uganda

Advokasi

Hak-hak asasi, keadilan dan tanggung jawab sosial membentuk fondasi atas apa artinya menjadi manusia. AAI berfungsi untuk mempertahankan dan melindungi hak-hak ateis dan orang-orang yang sepemikiran dengan cara mempublikasi isu-isu yang relevan, mendistribusikan rilis media, mengembangkan butir-butir peraturan dan bekerjasama dengan grup lainnya dalam rangka mengangkat permasalahan-permasalahan dan ketidakadilan ke media dan pemerintah.

Pembangunan Komunitas

AAI menyadari nilai dari komunitas sosial dan pentingnya menyediakan yayasan yang kuat dan yang melindungi bagi individu, keluarga dan grup. Disamping mempromosikan dan mendorong terbentuknya organisasi-organisasi Ateis di seluruh dunia, AAI mendukung program penjangkauan internasional dan program-program pembangunan komunitas seperti kampanye Ateis “OUT”. Program-program seperti tersebut diatas menggalang kesadaran umum tentang komunitas Ateis, membantu berdirinya komunitas-komunitas baru dan menjawab prasangka dan diskriminasi yang ditujukan kepada para Ateis. Sebagian dari aktivitas tersebut diatas digerakkan melalui Yayasan AAI.

Aliansi Ateis Internasional dijalankan oleh para sukarelawan Dewan Direksi Internasional dan bergantung pada biaya keanggotaan dan donasi untuk mendanai aktivitas-aktivitasnya. Apabila anda mendukung ateisme dan sekularisme bergabunglah dengan kami!

Sejarah

Aliansi Ateis Internasional dibentuk di Amerika Serikat dengan nama “Atheist Alliance” (Aliansi Ateis) pada tahun 1991 oleh empat organisasi Ateis lokal: “Atheist United” (Persatuan Ateis) di Los Angeles, California, “Atheist Coalition” (Koalisi Ateis) di San Diego, California, “Atheists of San Francisco Region” (Ateis di kawasan San Francisco) di California dan “Atheist Network” (Jaringan Ateis) di Houston, Texas. Aliansi Ateis menambah daftar afiliansi-afiliansi baru. Dalam jangka satu tahun, ada delapan organisasi Amerika Serikat yang tergabung sebagai anggota dan pada akhir tahun 1992, bergabunglah afiliansi internasional pertamanya.

Aliansi Ateis mulai menerbitkan majalahnya, “Secular Nation” (Negara Sekular), pada pertengahan tahun 1994.

Aliansi Ateis mulai menyelenggarakan konvensi di Amerika Serikat pada tahun 1995, dengan yang pertama dilangsungkan di Los Angeles, California. Situs Aliansi Ateis mulai diluncurkan pada tahun 1997.

Pada tahun 2001, organisasi ini sudah merangkul setengah lusin afiliansi diluar Amerika Serikat, dan oleh karenanya mengubah namanya menjadi Aliansi Ateis Internasional (AAI).

Pada tahun 2006, AAI menyelenggarkan konferensi internasional pertamanya di Reykjavik, Islandia. Pada tahun 2010, organisasi ini memulai program kerjasama penyelenggaraan konvensi-konvensi dengan afiliasinya dan anggota dewan peninjau, yang mana ditandai dengan suksesnya Konvensi Ateis Global 2010 yang diselenggarakan di Melbourne, Victoria, Australia.

Pada tahun 2010 AAI memutuskan untuk mencapai tujuan-tujuannya secara efektif dengan cara memisahkan aktivitas-aktivitas yang dikhususkan untuk kawasan Amerika Serikat dengan aktifitas-aktivitas globalnya. Grup yang berfokus di Amerika Serikat, “Atheist Alliance of America” (Aliansi Ateis Amerika), bergabung menjadi afiliasi AAI.

Nilai-Nilai/ Prinsip

  1. Pemikiran yang bernalar dan rasional. Penalaran dan pemikiran yang rasional adalah dasar dari pengambilan keputusan yang logis dan penting untuk menjawab isu-isu yang dihadapi oleh manusia.

  2. Sains dan Empirisme. Metode Ilmiah adalah alat terbaik dalam pencarian kebenaran dan pemahan atas dunia kita.

  3. Rasa Kasih Sayang. Rasa kasih sayang terhadap sesama manusia dan empati adalah dasar dari struktur sosial yang koperatif yang menguntungkan semua pihak.

  4. Tujuan. Hidup yang kita jalani saat ini adalah satu-satunya hidup yang kita tahu dan semuanya bergantung pada kita untuk menggunakannya secara bermanfaat.

  5. Kebebasan. Semua orang berhak atas kebebasan dari diskriminasi atas dasar jenis kelamin, orientasi seksual, ras, etnis dan kecacatan. Semua orang berhak atas kebebasan hati nurani. AAI mendukung nilai-nilai yang dicantumkan pada Konvensi Internasional Hak Asasi Manusia.

  6. Bertanggung-jawab. Setiap individu adalah bagian dari masyarakat global dan olehkarenanya bertanggung-jawab atas interaksi kemanusiaan dengan orang lain dan hewan-hewan dan atas kelangsungan planet yang layak huni.